Amazing INDONESIA

Minggu, 18 Desember 2011

Tanaman Air Pemakan Serangga

Salam...
Kalian mungkin sudah tidak asing lagi dengan jenis tanaman karnivora, itu tuh tanaman yang doyan makan daging (sounds like revenge of plants, hahaha...) tapi yang dimakan nie cuma hewan-hewan kecil atau insecta a.k.a serangga, jadi kita masih aman nie...

Kalau di daratan nama si Kantong semar (Nepenthes) pasti sudah sangat populer sebagai tanaman karnivora atau pemakan serangga. Eits, tapi kali ini sayabukannya mau  membahas mengenai si Kantung Semar ini, melainkan temannya yang berada di dalam air. 

Waktu lihat gambar dari tanaman karnivora air ini, saya nggak nyangka sama sekali kalau tanaman ini bisa digolongkan tanaman karnivora, kenapa...? Kalau diibaratkan manusia, tanaman ini so calm...imut banget...nggak da tampang seram-seramnya...lihat saja gambar di bawah ini...


source picture http://www.flordeplanta.com.ar
Bagaimana, sependapat dengan saya? Tapi setelah searching video tentang tanaman ini di youtube baru tau deh  dengan jelas, bagaimana tanaman ini memangsa mangsanya, video ini juga mengungkap mekanisme penangkapan mangsa dari tanaman  unik ini  dengan menggunakan  tekhnologi mikroskop spesial (karena proses terjadinya sangatlah cepat lho!). Cek video di bawah ini...


Sharing Ilmu Bio

Nah penasarankan dengan tanaman ini...Mau tau siapa dia...? Yuk kita kenalan dengan si Rumput Gelembung (ind), Bladderwort (eng) Utricularia (latin) ini.

Tanaman ini hidup di perairan seperti danau atau rawa-rawa, tidak memiliki akar. Pada jenis yang tumbuhan di tempat-tempat becek, akar tanamannya masih ada. Alat penangkap serangga yang dimilikinya berbentuk seperti gelembung berisi air. Gelembung dibentuk oleh daun-daun tertentu yang telah mengalami perubahan-perubahan. Alat-alat ini dinamakan utrikulus yang berarti kantong kecil. Utricularia termasuk golongan tumbuhan berkeping dua.

Utrikulusnya atau gelembung air dari tanaman ini memiliki lubang yang mempunyai bagian-bagian semacam daun pintunya. Daun pintu hanya dapat membuka dengan arah ke dalam saja. Pada dinding luar gelembung, lebih-lebih di sekitar lubang, terdapat bulu-bulu halus yangsangat banyak jumlahnya.

Manakala ada serangga air yang berenag-renang mendekat dan kemudian menyentuh bulu tersebut maka gelembung itu segera membesar. Klep atau daun pintu akan membuka dengan sendirinya. Karena membesarnya gelembung dan membukanya daun pintu maka serangga airitu pun masukrsama-sama dengan aliran air yang terhisap ke dalamnya. Nah, serangga atau hewan akan terjebak di dalam kantong. Pintu pun segera menutup kembali dan si korban tak berkutik lagi, lalu mati dan lama-lama akan hancur diserap utrikulus (sungguh malang nasibnya...)

Besarnya gelembung (utrikulus) kira-kira 2 1/2 cm. dinding dalamnya mempuyai bulu-bulu halus dan mengandung kelenjar yang dapat menghasilkan cairan penghancur. Proses penghancuran terjadi secara kimiawi.
Selain serangga air, hewan-hewan kecil pun sering terjebak seperti udang kara, kutu air, lalat air, cacing, dan larva hewan-hewan air lainnya. 
Daun dari tanaman Utricularia yag tidak mengalami perubahan bentuk, mempunyai bangun sederhana seperti jarum. Ada bagian-bagaina yang terangkat oleh cabang ke atas permukaan air. hanya daun-daun yang berada di dalam air dapat membentuk utrikulus atau gelembung.
Tanaman utricularia banyak sekali jenisnya. Ada yang dimanfaatkan orang sebagai tanaman hias. Jadi juga yang menjadikan tnaaman ini sebagai penghias akuarium mereka... (tapi kalo nggak mau ikannya jadi korban mending jangan deh, kecuali kalo mau lihat proses tanam ini memangsa ya boleh-boleh saja, tapi matanya kudu di upgrade biar ngeliatnya juga bisa lebih jelas, hehehe).

Sharing Ilmu Bio

Source: Tumbuhan-Tumbuhan Menarik di Sekitar Kita. Ismu Sutanto S. PN Balai Pustaka

Tags:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More