Amazing INDONESIA

Jumat, 16 Desember 2011

Indera Peraba

Sharing Ilmu Bio

Ketika kita ingin mengetahui sesuatu itu kasar atau pun halus maka kita akan mengelusnya dengan jari kita pada permukaan benda itu, bukan dengan telapak tangan atau pun dengan siku kita. Berbeda dengan  empat indra lain (penglihatan, pendengaran, penciuman, dan rasa) yang terletak di bagian tertentu dari tubuh, rasa sentuhan ditemukan di seluruh. Hal ini karena rasa sentuhan berasal dari lapisan bawah kulit yang disebut dermis kita. Dermis diisi dengan banyak ujung saraf kecil yang memberikan kita  informasi tentang hal-hal yang berkontak langsung dengan tubuh kita. Kontak atau rangsangan informasi tersebut di bawa ke sumsum tulang belakang, yang mengirimkan pesan ke otak.


Sharing Ilmu Bio

Ada beberapa area tubuh yang lebih sensitif daripada daerah tubuh yang lain karena mereka memiliki lebih banyak ujung saraf. Apakah Anda pernah digigit lidah Anda dan bertanya-tanya mengapa terasa begitu menyakitkan? Hal ini karena sisi lidah kita memiliki banyak ujung saraf yang sangat sensitif terhadap rasa sakit. Namun, lidah kita tidak terlalu bagus dalam menanggapi rasa panas atau dingin. Itulah mengapa lidah kita mudah terbakar ketika kita memakan sesuatu yang benar-benar panas. Ujung jari kita juga sangat sensitif. Misalnya, orang yang buta menggunakan ujung jari mereka untuk membaca huruf Braille dengan merasakan pola titik-titik yang dibuat timbul pada kertas mereka. 

Sharing Ilmu Bio

Tubuh kita memiliki sekitar dua puluh jenis ujung saraf yang berbeda dan semuanya mengirim pesan ke otak kita. Namun, reseptor yang paling umum adalah panas, dingin, nyeri, dan tekanan atau reseptor sentuhan. Reseptor rasa sakit mungkin yang paling penting untuk keselamatan kita karena mereka dapat melindungi kita dengan memperingatkan otak  bahwa tubuh kita merasa sakit!


 Indera peraba merupakan eksteroseptor, yaitu resptor yang mampu menerima rangsangan dari luar. (Sedangkan yang  merupakan interoseptor adalah indera perasa yangdapat merasakan haus, lapar, dan lelah). Ada resptor yang khusus merespon rangsangan yang berupa sentuhan, tekanan, nyeri /sakit, panas dan dingin, yakni:
  1. Paccini, merupakan ujung saraf pada kulit yang peka terhadap rangsangan berupa tekanan, letaknya di sekitar akar rambut.
  2. Ruffini, merupakan ujung saraf pada kulit yang peka terhadap rangsangan panas.
  3. Meisner, merupakan ujung saraf perasa pada kulit yang peka terhadap sentuhan.
  4. Krause, merupakan ujung saraf perasa pada kulit yang peka terhadap rangsangan dingin.
  5. Lempeng Merkel, merupakan ujung perasa sentuhan dan tekanan ringan, terletak dekat permukaan kulit.
  6. Ujung saraf tanpa selaput, merupakan ujung saraf perasa nyeri.

belajar.kemdiknas.go.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More