Amazing INDONESIA

Sabtu, 07 Juli 2012

Interaksi Antar Spesies

Tipe-Tipe Interaksi Antar Spesies


Secara teori, spesies-spesies anggota populasi saling berinterkasi satu dengan lainnya dan membentuk interaksi yang positif, negatif, netral, atau kombinasi yang bentuk interkasi itu dapat dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu neutralisme, kompetisi, amensalisme, parasitime, predasi (pemangsaan), komensalisme, protokooperasi, dan mutualisme. 
  1. Neutralisme, yaitu interkasi antara dua atau lebih spesies yang masing-masing tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi. Contoh, antara kucing dan ayam. Keduanya tidak saling mempengaruhi karena memiliki jenis makanan yang berbeda.
  2. Kompetisi, jenis interaksi ini dapat terjadi diantara makhluk hidup yang dapat menimbulkan seleksi alam dalam evolusi. Antara organisme yang satu dengan yanga lain terjadi persaingan untuk memperoleh kebutuhan hidupnya, seperti makanan, cahaya matahari, tempat berlindung dan sebagainya. Contoh, persaingan antara kambing dan kerbau di padang rumput dan persaingan rumput teki dan ilalang dalam memperebutkan sinar matahari atau lahan.
  3. Amensalisme, yaitu interaksi antara dua atau lebih spesies yang berakibat saat salah satu pihak dirugikan (mendapat rintangan) sedangkan pihak lainnya tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi.  Interaksi amensalisme sama dengan allelopati (pelepasan senyawa toksik ke lingkungan). Contoh,   Salvia leucophylla, yaitu suatu jenis semak yang dapat melepaskan senyawa kimia berupa terpenes. Terpenes yang dikeluarkan tumbuhan tersebut setelah masuk ke dalam tanah dapat menghambat peekecambahan dan pertumbuhan tumbuhan lainnya.
  4. Parasitisme, yaitu interaksi antara dua atau lebih spesies yang berakibat salah satu pihak (inang) dirugikan, sedangkan pihak lainnya (parasit) beruntung. Contoh, cacing tambang dan cacing perut yang hidup dalam usus manusia.
  5. Predasi (pemangsaan), yaitu interaksi antara dau atau lebih spesie yang salah satu pihak ( organisme yang dimangsa) dirugikan, dan pihak lainnya predator atau pemangsa) diuntungkan. Contoh, singa yang memangsa rusa.
  6. Komensalisme, yaitu interaksi antara dua atau lebih spesies yang salah satu pihak diuntungkan sedangakan pihak lainnya tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi. Contoh, ikan ikan kecil yang hidup bersama dengan ikan hiu. Ikan-ikan ini disebut remora. Remora mendapat makanan sisa-sisa dari ikan hiu. Selain itu, mereka akan terlindungi dari predator yang akan memangsanya.Ikan hiu tidak merasa tergangu dengan kehadiran remora.
  7. Protokooperasi, yaitu interaksi anatara dua spesies atau lebih yang masing-masing saling memperoleh keuntungan adanya asosiasi, tetapi  asosiasi yang terjadi tidak merupakan keharusan. Contoh,  hubungan kerbau dengan burung bangau. Burung bangau bertengger di atas punggung kerbau dan mematuk kutu yang ada. Dari interaksi tersebut, bangau memperoleh makanan dan kutu yang menjadi hama pada kerbau berkurang, sehingga kerbau dapat hidup lebih sejahtera. Interaksi ini bukan suatu keharusan, artinya tanpa interaksi tersebut kerbau dan bangau tetap mampu mempertahankan hidupnya.
  8. Mutualisme, yaitu interaksi antara dua atau lebih spesies yang masing-masing saling memperoleh keuntungan engan adanya asosiasi, dan hubugan tersebut merupakan suatu keharusan untuk berasosiasi.Contoh, hubungan bunga kembang sepatu dengan serangga misalnya lebah. bunga di bantu penyebaran sporanya oleh kupu-kupu dan lebah memperoleh makanan dari bunga tersebut.
Persaingan Intra-Interspseifik

Persaingan Intraspesifik, yaitu persaingan yang terjadi antara organisme ang berspesies sama. Persaingan Interspesifik persaingan  memperebutkan sesuatu antara dua organisme atau sesies yang berbeda.

Sumber:
Irwan,Z.D. 2007. Prinsip-Prinsip Ekologi : Ekosistem, Libgkungan, dan Pelestariannya. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara
Indriyanto.2006.Ekologi Hutan. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.


Tag: interkasi antar spesies, jenis-jenis interkasi antar spesies

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More