Amazing INDONESIA

Jumat, 23 September 2011

Berat Badan Idealnya...?

Berapakah berat badan yang sehat? Kalau Anda mengidap darah tinggi atau cenderung bertekanan darah tinggi, tidak penting untuk menjadi 'kurus'. Tetapi, Anda harus mencapai atau mempertahankan berat badan yang dapat memperbaiki pengendalian tekanan darah dan mengurangi risiko terkena penyakit lain.
Tiga evplusi yang dilakukan sendiri dapat memberi tahu apakah berat badan Anda sehat atau perlu dikurangi beberapa kilogram.
Indeks Massa Tubuh (IMT)
Langkah pertama untuk menentukan berat badan sehat adalah menghitung indeks massa tubuh (IMT). Untuk mengetahuinya lihat kolom di bawah ini. IMT yang normal adalah 19-24. Kalau IMT 25-29, artinya kelebihan berat badan. Anda termasuk kategori obesitas kalau memiliki iMT 30 atau lebih. Obesitas ekstrem bila IMT di atas 40.
Bila IMT 25 atau lebih, Anda berisiko tinggi menderita penyakit yang berkaitan dengan berat badan seperti tekanan darah tinggi.
Nah, sekarang  berapa IMT Anda?


                       
SEHAT  KEGEMUKAN..................          OBESITAS.......................  
IMT              19     24   25    26     27    28   29   30    35    40    45      50
TINGGI BERAT BADAN (KG)                          
145                   41    52    54     56     58   61    63     65   76      87    98    108     
148                   43    54    56     58     60   63    65     67   78      90    101  112
150                   44    56    58     60     63   65    67     69   81      93    104  116
152                   45    58    60     62     65   67    69     72   84      96    108  120
155                   47    59    62     64     67   69    72     74   87      99    112  124
158                   49    61    64     66     69   72    74     77   89     102   115  128
160                   50    63    66     68     71   74    77     79   93     105   119  132
163                   52    65    68     71     73   76    79     82   95     109   122  136
165                   53    67    70     73     76   78    81     84   98     112   126  140
168                   55    69    72     75     78   81    84     87   101   116   130  145
170                   57    72    74     78     80   83    86     89   104   119   134  149
173                   58    73    77     80     83   86    89     92   107   122   138  153
175                   60    76    79     82     85   88    92     95   110   126   142  158
178                   62    78    81     84     88   91    94     98   113   130   146  162
180                   63    80    83     87     90   93    97    100  117   133   150  167
183                   65    83    86     89     93   96    99    103  120   137   154  171
185                   67    84    88     92     95   99    102  106  123   141   159  177
188                   69    87    91     94     98   102  105  109  127   145   163  181
191                   71    89    93     97    100  104  108  112  130   149   167  186
 Sumber tabel: Mayo Clinic; Pedoman Perawatan Sendiri. Philip T. Hagen.

Tag:BERAT TUBUH IDEAL,BERAT TUBUH IDEAL, INDEKS MASSA TUBUH IDEAL, BERAT TUBUH IDEALMASSA TUBUH IDEAL,BERAT TUBUH IDEAL BERDASARKAN TINGGI BADAN.

Kamis, 22 September 2011

Daur Nitrogen

Nitrogen merupakan unsur esensial untuk pembentukan protein dan asam nukleat. Sekitar 78% nitrigen terdapat di atmosfer dalam bentuk gas (N2), namun tumbuhan dan hewan pada umumnya tidak mampu menggunakannya dalam bentuk bebas. Nitrogen harus diubah menjadi bahan Nitrogen lain sehingga dapat digunakan. Pada umumnya tumbuhan adapat menggunakan nitrogen dalam bentuk amonia (NH3), ion nitrit (NO2), dan ion nitrat(NO3). Oleh karena itu siklus nitrogen dalam ekosistem tergantung pada bakteri tertentu. 

Daur Nitrogen di alama adalah sebagai berikut:
Nitrogen yang diperlukan  adalah dalam bentuk senyawa  bukan dalam bentuk unsur. Senyawa nitrogen diperoleh ketika petir keluar dan menyebabkan nitrogen bersenyawa menjadi nitrat. Selain melalui petir juga dapat melalui bakteri Rhizobium yang bersimbiosis pada tumbuhana kacangh-kacangan membentuk bintil akar. Tumbuhan menyerap nitrat dari tanah untuk dijadikan protein lalu tumbuhan dimakan olejh konsumer senyawa nitrogen pindah ke tubuh hewan. Urin, bangkai hewan, dan tumbuhan mati akan diuraikan oeh pengurai jadi amonium dan amonia. Bakteri Nitrosomonas mengubah amonia tersebut menjadi  nitrit, kemudian bakteri Nitrobacter merubahnya menjadi nitrat  (NO3).  Kemudian nitrat ini diserap oleh tumbuhan. (Proses perubahan nitrit menjadi nitrat disebut Nitrifikasi  Perubahan nitrit atau nitrat menjadi nitrogen bebas disebut denitrifikasi
Bakteri pemecah akan memecah protein dalam tubuh organisme mati atau hasil sisa mereka menjadi amonium, kemudian  nitrit atau nitrat dan akhirnya menjadi gas nitrogen yang mana kana dilepaskan ke atmosfer  dari mulai nitrogen diikat dan berputar lagi. Semua hewan hanya memperoleh nitrogen organik dari tumbuhan atau hewan lain yang dimakannya.  Ketika makhluk hidup mati, materi organik yang dikandungnya akan diuraikan kembali oleh dekomposer sehingga nitrogen dapat dilepaskan sebagai amonia. Dekomposisi nitrogen organik menjadi amonia lagi disebut amonifikasi. Proses tersebut dapat dilakukan oleh beberapa bakteri dan makhluk hidup eukariotik.
Berikut adalah beberapa bakteri yang terlibat dalam daur nitrogen:
  1. Nitrosomonas mengubah amonium/amonia menjadi nitrit.
  2. Nitrobactar mengubah nitrit menjadi nitrat
  3. Rhizobium menambat nitrogen di udara.
  4. Bakteri hidup bebas pengikat nitrogen seperti Azotobacter (aerobik) dan Clostridium (anaerobik0.
  5. Alga biru hijau pengikat nitrogen seperti Anabaena, Nostoc, dan anggota-anggota lain dari ordo Nostocales.
  6. Bakteri ungu pengikat nitrogen seperti Rhodospirillum.
Tags: Daur Nitrogen, Proses Terjadinya Daur Nitrogen, Siklus Nitrogen, Mekanisme Siklus Nitrogen

Rabu, 07 September 2011

Daur Air

Air  sangat penting karena fungsinya sebagai pelarut kation dan anion, pengatur suhu tubuh, pengatr tekanan osmotik sel dan bahan baku fotosintesis.  Air merupakan alat transfer utama bagi pemindahan zat dalam beberapa daur biogeokimia. Daur biogeokimia merupakan  pertukaran atau perubahan yang terus-menerus antara komponen biosfer yang hidup dengan tak hidup (biosfer adalah lapisan permukaan bumi atau dapat pula disebut ekosistem raksasa, karena terbentuk dari berbagai ekosistem yang saling berinteraksi).  Fungsi daur biogeokimia adalah sebagai  siklus materi  yang melibatkan semua unsur kimia yang sudah terpakai oleh semua yang ada di bumi baik komponen biotik maupun abiotik, sehngga kelangsungan hidup di bumi tetap terjaga. 

Daur air adalah pergerakan air melalui sistem biotik dan abiotik. Air bergerak dalam daur air secara global. Di atmosfer air tersedia dalam bentuk uap air. Uap air berasal dari proses  evaporasi (penguapan). Baik yang berasal dari danau, sungai, tanah atau permukaan tubuh makhluk hidup, permukaan daun tumbuhan (lebih dikenal transpirasi) terutama evaporasi dari lautan.  Siklus air digerakkan oleh energi matahari dan sebagian besar terjadi antara lautan dan atmosfer melalui penguapan (evaporasi) dan curah hujan  (prisipitasi0. Jumlah air yang menguap dari lautan melebihi presipitasi  di atas lautan dan kelbihan uap air dipindahkan angin ke daratan.

Pada saat molekul-molekul air di atmosfer bergerak mengikuti pola angin, kelembaban udara menyebabkan suhu menjadi lebih dingin. Selanjutnya, uap air terkondensasi menjadi tetes-tetes air dan jatuh sebagai air hujan dan salju. Ketika hujan jatuh di daratan, beberapa diantaranya menjadi air permukaan, mengalami penguapan dan terserap di dalam tanah. Sebagian air ini mengalir ke bawah melewati tanah dan bebatuan, kemudian tersimpan dalam tanah atau di bawah danau yang disebut  sebagai air tanah dalam. Sebagian lagi mengalir ke permukaan tanah membentuk aliran air dan sungai, yang nantinya akan membawa air ke lautan. Sebagian air diserap oleh tumbuhan, digunakan untuk proses metabloisme dan mengembalikannya ke udara melalui trsnapirasi dan evaporasi dari permukaan tanah menghasilkan kumpulan uap air yang disebut awan, yang akan melepaskan air sebagai hujan dan memulai siklus lagi.

Siklus air berbeda dengan siklus lainnya karena sebagian besar aliran air melalui ekosistem terjadi melalui proses fisik, bukan proses kimia, selama evaporasi, presipitasi dan transpirasi air mempertahankan bentuknya sebagai H2O.

Jika terjadi gangguan daur air, misal ilegal logging maka terjadi banjir dan kegiatan distribusi tak berjalan lancar sehingga  terjadi kekeringan seperti di negara kita, Indonesia. 




Tags: Daur biogeokimia, pengertian daur biogeokimia, fungsi daur biogeokimia, pengertian biosfer, Siklus air, proses terjadinya Siklus air, daur-air, proses terjadinya hujan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More